Kamis, 04 September 2025

BAB1Subbab 5: Indra Penglihatan dan Indra Pendengaran

 

A. Indra Penglihatan (Mata)

Mata adalah salah satu pancaindra yang berfungsi untuk melihat. Mata dapat menangkap cahaya yang dipantulkan oleh benda sehingga kita bisa mengetahui bentuk, warna, dan jarak benda tersebut.

Bagian-bagian mata dan fungsinya:

  1. Kornea → lapisan bening di bagian depan mata, berfungsi membiaskan cahaya pertama kali.

  2. Pupil → bagian hitam di tengah mata yang dapat membesar dan mengecil untuk mengatur banyaknya cahaya yang masuk.

  3. Iris → bagian berwarna pada mata, berfungsi mengatur ukuran pupil.

  4. Lensa mata → membiaskan cahaya agar jatuh tepat di retina.

  5. Retina → lapisan di belakang mata yang peka terhadap cahaya, berisi sel batang (untuk melihat gelap-terang) dan sel kerucut (untuk melihat warna).

  6. Syaraf optik → menghantarkan rangsangan cahaya dari retina ke otak.

Proses penglihatan:
Cahaya dari benda masuk ke mata melalui kornea → pupil → lensa mata → dibiaskan ke retina → retina menangkap bayangan → syaraf optik menyampaikan ke otak → otak menerjemahkan bayangan menjadi sebuah penglihatan yang jelas.


B. Indra Pendengaran (Telinga)

Telinga berfungsi sebagai indra pendengaran sekaligus menjaga keseimbangan tubuh. Bunyi dapat kita dengar karena telinga menangkap getaran yang merambat melalui udara.

Bagian telinga dan fungsinya:

  1. Telinga luar → terdiri dari daun telinga dan saluran telinga, berfungsi menangkap bunyi dan mengarahkannya ke gendang telinga.

  2. Telinga tengah → terdiri dari gendang telinga serta tiga tulang pendengaran (martil, landasan, sanggurdi) yang memperkuat getaran bunyi.

  3. Telinga dalam → terdapat rumah siput (koklea) yang berisi cairan dan sel saraf. Getaran diubah menjadi impuls listrik untuk diteruskan ke otak melalui saraf pendengaran.

Proses mendengar:
Bunyi masuk melalui daun telinga → getaran menuju gendang telinga → gendang telinga bergetar → diteruskan oleh tulang pendengaran → masuk ke rumah siput → cairan dan sel saraf koklea menangkap getaran → diteruskan ke otak melalui saraf pendengaran → otak menafsirkan bunyi tersebut.


C. Gangguan dan Cara Menjaga Kesehatan Mata dan Telinga

Gangguan pada mata:

  • Rabun jauh (miopi) → tidak bisa melihat jauh dengan jelas.

  • Rabun dekat (hipermetropi) → tidak bisa melihat dekat dengan jelas.

  • Katarak → lensa mata keruh.

  • Buta warna → kesulitan membedakan warna tertentu.

Cara menjaga kesehatan mata:

  • Membaca dengan pencahayaan yang cukup.

  • Tidak membaca terlalu dekat.

  • Istirahatkan mata setelah menatap layar lama.

  • Konsumsi makanan bergizi, terutama yang mengandung vitamin A.

Gangguan pada telinga:

  • Tuli sebagian atau total akibat kerusakan saraf pendengaran.

  • Infeksi telinga karena kuman atau kotoran menumpuk.

  • Gendang telinga robek akibat suara terlalu keras atau tekanan.

Cara menjaga kesehatan telinga:

  • Membersihkan telinga dengan benar (tidak terlalu dalam).

  • Menghindari suara yang terlalu keras.

  • Menjaga telinga agar tidak kemasukan air atau benda asing.

  • Periksa ke dokter bila ada gangguan pendengaran.

0 komentar:

Posting Komentar