Sabtu, 13 September 2025

uts Pancasila

 

1. Musyawarah dan Mufakat

Musyawarah adalah cara mengambil keputusan bersama dengan menghargai setiap pendapat. Saat musyawarah, kita harus menerima perbedaan pendapat dengan lapang dada, bukan memaksakan pendapat sendiri. Keputusan musyawarah biasanya dilakukan untuk hal-hal seperti menentukan ketua kelas atau membagi tugas piket, tetapi tidak digunakan dalam kegiatan pribadi seperti mengerjakan ulangan. Tujuan musyawarah adalah mengambil keputusan yang adil dan bijaksana demi kepentingan bersama.

Jika pendapat kita tidak terpilih, sikap yang tepat adalah menerima hasil musyawarah dengan ikhlas, karena itulah cermin demokrasi di kelas.


2. Sejarah Perumusan Dasar Negara

Menjelang kemerdekaan, Jepang membentuk BPUPK (Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan) pada 1 Maret 1945. Badan ini diketuai oleh Dr. K.R.T. Radjiman Wedyodiningrat. Dalam sidang pertama, banyak tokoh menyampaikan gagasan dasar negara. Pada tanggal 1 Juni 1945, Ir. Sukarno mengusulkan Pancasila sebagai dasar negara Indonesia. Sidang kedua BPUPK kemudian menghasilkan rancangan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia.


3. Pancasila dan Pengamalannya

Pancasila adalah dasar negara kita yang terdiri dari lima sila. Lambang sila-sila Pancasila adalah:

  1. Bintang → Ketuhanan Yang Maha Esa

  2. Rantai Emas → Kemanusiaan yang Adil dan Beradab

  3. Pohon Beringin → Persatuan Indonesia

  4. Kepala Banteng → Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan

  5. Padi dan Kapas → Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia

Dalam kehidupan sehari-hari, sila pertama dapat diwujudkan dengan rajin beribadah dan menghormati orang yang berbeda agama. Sila kedua terlihat saat kita menghargai teman baru tanpa mengejek perbedaan logat. Sila ketiga dapat diterapkan dengan bergotong royong membersihkan lingkungan meskipun manfaatnya tidak dirasakan langsung oleh semua orang. Sila keempat tercermin dalam musyawarah kelas untuk menentukan kegiatan bersama dan menerima keputusan dengan ikhlas. Sila kelima dapat diwujudkan dengan membantu pekerjaan rumah agar adil, tidak hanya dibebankan pada ibu.


4. Sikap Beriman, Berakhlak, dan Gotong Royong

Sikap beriman dan bertakwa ditunjukkan dengan rajin beribadah sesuai agama masing-masing, tidak mengejek, dan tetap berteman baik meskipun berbeda agama.

Berakhlak mulia tampak dari perilaku jujur kepada orang tua dan guru, serta membantu teman yang kesulitan, misalnya menolong teman yang membawa banyak buku.

Gotong royong di sekolah bisa diwujudkan dengan membersihkan kelas bersama-sama. Manfaat gotong royong adalah pekerjaan menjadi lebih ringan dan mempererat persatuan.


5. Nasionalisme dan Patriotisme

Nasionalisme berarti mencintai tanah air, contohnya menggunakan produk dalam negeri dan menjaga budaya Indonesia.

Patriotisme berarti rela berkorban untuk bangsa. Bagi siswa, patriotisme dapat ditunjukkan dengan mengikuti upacara bendera dengan tertib, menghormati lagu kebangsaan, serta membantu kegiatan sekolah demi kebaikan bersama.


6. Manusia sebagai Makhluk Sosial

Manusia disebut makhluk sosial karena tidak bisa hidup sendiri. Setiap orang selalu membutuhkan orang lain, misalnya dalam keluarga, di sekolah, atau di masyarakat. Kerja sama, tolong-menolong, dan gotong royong menjadi bukti bahwa manusia saling bergantung satu sama lain.


7. Sejarah Singkat Lahirnya Pancasila

Pancasila lahir dari sidang BPUPK tahun 1945. Ir. Sukarno pada 1 Juni 1945 mengusulkan lima dasar negara yang kemudian dinamakan Pancasila. Setelah melalui beberapa sidang dan pembahasan, pada 18 Agustus 1945 Pancasila disahkan sebagai dasar negara Indonesia dan tercantum dalam Pembukaan UUD 1945.

Jumat, 12 September 2025

uts bahasa indonesia

 

Kata Sifat, Majas, Kalimat, dan Buku

1. Kata Sifat (Adjektiva)

Kata sifat adalah kata yang menjelaskan sifat atau keadaan suatu benda, orang, atau hewan.

  • Contoh: baik, rajin, dermawan, cerdas, pelit, malas.
    Kalimat: “Sinta anak yang dermawan karena suka berbagi makanan dengan temannya.”
    👉 Kata dermawan adalah kata sifat. Lawan kata dari kata sifat misalnya: luas ↔ sempit, terang ↔ gelap.


2. Sinonim dan Antonim

  • Sinonim adalah kata yang memiliki makna sama atau mirip.
    Contoh: cerdas = pandai, gembira = bahagia.

  • Antonim adalah kata yang berlawanan arti.
    Contoh: indah ↔ buruk, luas ↔ sempit.


3. Imbuhan

Kata berimbuhan dibentuk dengan menambahkan awalan, sisipan, atau akhiran.

  • Contoh: kata dasar tani + awalan pe- menjadi petani.

  • Kata penyanyi berasal dari kata dasar nyanyi yang diberi imbuhan pe- -an.


4. Kalimat Majemuk

Kalimat majemuk adalah gabungan dua atau lebih kalimat sederhana yang digabungkan dengan kata hubung (dan, tetapi, karena, agar).

  • Contoh: “Dodi membaca buku dan Dina menulis cerita.”
    👉 Kalimat majemuk memiliki lebih dari satu ide pokok.


5. Jenis Teks

  • Teks deskripsi berisi gambaran tentang tempat, orang, atau benda.
    Contoh: “Pantai Parangtritis memiliki pasir hitam yang luas dan ombak yang besar.”

  • Teks narasi berisi cerita.

  • Teks eksposisi berisi penjelasan.

  • Teks prosedur berisi langkah-langkah.


6. Majas (Gaya Bahasa)

Majas digunakan untuk memperindah bahasa.

  • Metafora: perbandingan langsung. Contoh: “Raja siang bersinar terang di langit.” (raja siang = matahari)

  • Personifikasi: benda mati seolah-olah hidup. Contoh: “Pohon kelapa melambai menyambut angin.”

  • Hiperbola: melebih-lebihkan. Contoh: “Tangannya panjang sekali hingga bisa meraih benda dua meter jauhnya.”
    👉 Kalimat: “Si jago merah melahap rumah warga.” → majas metafora.
    👉 Kalimat: “Senyum ibu bagai sinar mentari.” → majas perbandingan (metafora).


7. Kalimat Langsung dan Tidak Langsung

  • Kalimat langsung adalah kalimat ucapan asli seseorang yang ditulis apa adanya.
    Contoh: Dina berkata, “Aku sudah selesai mengerjakan PR.”

  • Kalimat tidak langsung mengubah ucapan menjadi laporan.
    Contoh: Dina berkata bahwa ia sudah selesai mengerjakan PR.

  • Kalimat larangan dalam bentuk langsung: “Jangan membuang sampah di sungai!”


8. Ungkapan

Ungkapan adalah rangkaian kata yang maknanya bukan sebenarnya.

  • Contoh:

    • Tulang punggung keluarga = orang yang menanggung kehidupan keluarga.

    • Membanting tulang = bekerja keras.


9. Fiksi dan Nonfiksi

  • Buku fiksi: berisi cerita khayalan atau imajinasi, misalnya cerita rakyat Bawang Merah Bawang Putih.

  • Buku nonfiksi: berisi pengetahuan atau fakta, misalnya Buku IPA Sistem Pernapasan atau Atlas Indonesia.

Perbedaan:

  • Fiksi = imajinasi, cerita hiburan.

  • Nonfiksi = fakta, pengetahuan, dan ilmu.


10. Bagian Buku

  • Sampul buku: memuat judul, nama penulis, dan penerbit.

  • Daftar isi: memuat daftar bab dan nomor halaman.

  • Kata pengantar: berisi ucapan terima kasih dan maksud penulisan buku.

Kamis, 11 September 2025

UTS IPAS

1. Cahaya dan Sifat-Sifatnya

  • Cahaya merambat dalam garis lurus. Inilah sebabnya sinar senter terlihat lurus.

  • Cahaya dapat dipantulkan (misalnya pada cermin), dibiaskan (contoh: pensil di dalam air tampak patah), diserap, dan diuraikan (contoh: pelangi).

  • Benda dibedakan menjadi:

    • Transparan (tembus cahaya, misalnya kaca bening).

    • Translusen (tembus cahaya sebagian, misalnya kaca buram).

    • Opak atau gelap (tidak tembus cahaya, misalnya kayu).


2. Alat Indra (Mata dan Telinga)

Mata

  • Iris: memberi warna pada mata.

  • Pupil: mengatur banyak sedikitnya cahaya yang masuk.

  • Retina: menangkap bayangan benda.

  • Kornea: melindungi mata.

  • Gangguan mata:

    • Rabun jauh (miopi) → tidak bisa melihat jauh.

    • Rabun dekat (hipermetropi) → tidak bisa melihat dekat.

    • Buta warna → tidak bisa membedakan warna.

Telinga

  • Gendang telinga: bergetar menangkap suara.

  • Tulang martil, landasan, sanggurdi: memperkuat getaran suara.

  • Koklea (rumah siput): mengubah getaran menjadi impuls saraf.

  • Saluran eustachius: menjaga keseimbangan tekanan udara.


3. Bunyi

  • Bunyi merambat melalui udara, air, dan benda padat.

  • Sifat bunyi: dapat dipantulkan.

    • Jika pantulannya bercampur dengan bunyi asli → gaung.

    • Jika pantulannya terdengar setelah bunyi asli berhenti → gema.

  • Resonansi: peristiwa ikut bergetarnya benda karena pengaruh getaran dari benda lain.

  • Bunyi dibagi menjadi:

    • Infrasonik (frekuensi rendah, didengar oleh gajah).

    • Audiosonik (dapat didengar manusia, 20–20.000 Hz).

    • Ultrasonik (frekuensi tinggi, didengar kelelawar, lumba-lumba, anjing).


4. Nutrisi untuk Indra

  • Vitamin A penting untuk menjaga kesehatan mata.

  • Makanan yang kaya vitamin A antara lain wortel, bayam, tomat, dan hati ayam.


5. Ekosistem

Ekosistem adalah hubungan antara makhluk hidup (biotik) dengan lingkungan (abiotik).

Peran dalam Ekosistem

  • Produsen: makhluk hidup yang membuat makanan sendiri, misalnya padi, rumput, alga.

  • Konsumen I: pemakan produsen (herbivora), contohnya belalang, ikan kecil.

  • Konsumen II: pemakan konsumen I, contohnya katak, ular kecil.

  • Konsumen puncak: predator tertinggi, misalnya elang atau hiu.

  • Pengurai (dekomposer): menguraikan sisa makhluk hidup, contohnya jamur, bakteri.

Contoh Rantai Makanan

  • Sawah: padi → belalang → katak → ular → elang.

  • Laut: fitoplankton → ikan kecil → ikan besar → hiu.

Jaring-Jaring Makanan

Jaring makanan adalah kumpulan rantai makanan yang saling berhubungan.
Misalnya di hutan:

  • Rumput dimakan rusa, rusa dimakan harimau.

  • Buah dimakan burung, burung dimakan ular, ular dimakan elang.

Hewan dalam Ekosistem

  • Herbivora: sapi, kambing, kelinci (pemakan tumbuhan).

  • Karnivora: harimau, elang, ular (pemakan daging).

  • Omnivora: ayam, tikus sawah, manusia (pemakan tumbuhan dan daging).

Keseimbangan Ekosistem

  • Jika populasi salah satu makhluk hidup berubah, keseimbangan terganggu.

  • Contoh: Jika populasi ular berkurang, maka tikus akan meningkat.

  • Jika populasi ular bertambah pesat, maka katak berkurang drastis, dan belalang bisa berkembang terlalu banyak karena berkurangnya pemangsa katak.

  • Kegiatan manusia yang merusak ekosistem: membuang sampah plastik ke sungai, menggunakan pestisida berlebihan, menebang hutan sembarangan.

  • Pestisida berlebihan berbahaya karena membunuh hama dan musuh alami hama, sehingga keseimbangan ekosistem rusak.

Rabu, 10 September 2025

uts matematika

 

1. Membaca dan Menulis Bilangan

Bilangan dapat ditulis dengan angka atau huruf.

  • Bacalah per kelompok ribuan, ratusan, puluhan, dan satuan.

Contoh:
Bilangan 82.614 → dibaca delapan puluh dua ribu enam ratus empat belas.
Bilangan 39.205 → dibaca tiga puluh sembilan ribu dua ratus lima.


2. Nilai Tempat

Nilai tempat menunjukkan nilai angka sesuai posisinya:

  • Satuan = 1

  • Puluhan = 10

  • Ratusan = 100

  • Ribuan = 1.000

  • Puluh ribuan = 10.000

  • Ratus ribuan = 100.000

Contoh:
Bilangan 76.429

  • Angka 7 → puluh ribuan → nilainya 70.000

  • Angka 4 → ratusan → nilainya 400


3. Operasi Hitung

a. Pengurangan

12.384 – 7.259 = 5.125

b. Perkalian

326 × 40 = (326 × 4) × 10 = 1.304 × 10 = 13.040

c. Soal Cerita

Seorang pedagang memiliki 18 karung mangga.
Setiap karung berisi 35 buah.
Maka jumlah mangga = 18 × 35 = 630 buah.


4. Faktor dan Faktorisasi Prima

  • Faktor adalah bilangan yang bisa membagi habis bilangan lain.

  • Bilangan prima hanya punya 2 faktor: 1 dan dirinya sendiri.

  • Faktorisasi prima = memecah bilangan menjadi perkalian bilangan prima.

Contoh:
Faktorisasi prima dari 54:
54 ÷ 2 = 27
27 ÷ 3 = 9
9 ÷ 3 = 3
Jadi 54 = 2 × 3 × 3 × 3


5. Kelipatan

Kelipatan adalah hasil kali suatu bilangan dengan bilangan bulat.

Contoh:
Kelipatan 6 = 6, 12, 18, 24, 30, …
Kelipatan 9 = 9, 18, 27, 36, 45, …


✏️ Latihan Soal

  1. Bilangan 64.207 jika ditulis dengan huruf adalah ….

  2. Nilai tempat angka 8 pada bilangan 58.921 adalah ….

  3. Hitunglah hasil 14.728 – 6.459.

  4. Hitunglah hasil 245 × 25.

  5. Seorang penjual membawa 20 keranjang rambutan. Tiap keranjang berisi 28 buah. Berapa banyak buah rambutan seluruhnya?

  6. Faktorisasi prima dari 72 adalah ….

  7. Sebutkan 6 kelipatan pertama dari 12.

  8. Faktor persekutuan dari 18 dan 24 adalah ….

  9. Bilangan prima antara 30 dan 40 adalah ….

  10. Urutkan bilangan berikut dari yang terkecil: 45.612, 45.126, 45.261.

Selasa, 09 September 2025

materi uts seni musik

 

1. Alat Musik Daerah

  • Kolintang adalah alat musik tradisional yang berasal dari Sulawesi Utara. Terbuat dari kayu, dimainkan dengan cara dipukul, biasanya untuk mengiringi lagu daerah.

  • Sasando berasal dari Nusa Tenggara Timur. Bentuknya unik seperti tabung dengan senar, dimainkan dengan cara dipetik.

  • Rebab adalah alat musik gesek tradisional berbentuk seperti busur dengan dawai.

  • Gong adalah alat musik pukul berbentuk bulat besar yang menghasilkan bunyi khas.


2. Cara Memainkan Alat Musik

  • Kecapi dimainkan dengan cara dipetik.

  • Rebab dan biola dimainkan dengan cara digesek.

  • Gendang dan gong dimainkan dengan cara dipukul.

  • Suling dimainkan dengan cara ditiup.


3. Fungsi Alat Musik

  • Rebana sering digunakan pada acara Maulid Nabi. Fungsinya adalah sebagai alat musik upacara adat dan keagamaan.

  • Alat musik melodis berfungsi memainkan melodi utama, contohnya biola, suling, dan kecapi.

  • Alat musik ritmis berfungsi mengatur tempo dan irama, contohnya gendang.


4. Jenis Suara Manusia

  • Sebelum pubertas, suara anak laki-laki dan perempuan sama, belum ada perbedaan mencolok.

  • Jenis suara pria:

    • Tenor → tinggi

    • Bariton → sedang

    • Bass → paling rendah

  • Jenis suara wanita:

    • Sopran → paling tinggi

    • Alto → rendah

  • Teknik vokal:

    • Head voice adalah teknik vokal dengan resonansi di bagian atas kepala, bukan di dada.

Senin, 08 September 2025

materi uts seni rupa

 

1. Alat untuk Menggambar

  • Pensil adalah alat yang paling umum digunakan untuk membuat sketsa karena mudah dihapus dan diperbaiki.

  • Alternatif lain: krayon, spidol, kuas, tetapi biasanya dipakai untuk mewarnai, bukan membuat sketsa.

2. Pilihan dan Keputusan

  • Dalam seni maupun kehidupan sehari-hari, pilihan di antara dua atau lebih kemungkinan disebut alternatif.

3. Prinsip Ritme dalam Seni Rupa

  • Ritme (irama) adalah kesan gerak yang muncul karena adanya pengulangan (repetisi) elemen secara teratur.

  • Contoh: kelopak bunga matahari atau garis senar gitar yang berulang.

  • Ritme dapat tercipta dari pola repetisi atau variasi.

4. Sketsa

  • Sketsa adalah gambar atau lukisan cepat yang berfungsi sebagai rancangan awal sebelum dibuat karya seni yang lebih detail.

5. Unsur Seni Rupa

  • Unsur seni rupa adalah komponen dasar pembentuk karya seni, meliputi: garis, bentuk, warna, tekstur, bidang, gelap-terang.

  • Warna adalah salah satu unsur penting seni rupa.

  • Gelap terang juga termasuk unsur seni rupa.

6. Prinsip Seni Rupa

  • Prinsip seni rupa adalah cara menyusun unsur-unsur agar tercipta karya yang indah, meliputi:

    • Keseimbangan

    • Kesatuan

    • Harmoni (keserasian)

    • Proporsi (perbandingan ukuran)

    • Ritme/irama

    • Kontras

Contoh penerapan prinsip:

  • Mengelompokkan warna dan bentuk manik-manik untuk membuat gelang → kesatuan.

  • Menyusun biji-bijian agar serasi dalam kolase → harmoni.

  • Kesesuaian antarunsur yang menyatu → harmoni.

7. Contoh dalam Kehidupan

  • Ayam: pola pengulangan terlihat pada bagian bulu.

  • Senar gitar: menunjukkan ritme dari unsur garis.

  • Kelopak bunga matahari: menunjukkan ritme karena repetisi bentuk teratur.

8. Warna Alami

  • Batang daun jati → menghasilkan warna hijau.

  • Buah bit → menghasilkan warna ungu.

9. Alat Alternatif Menggambar

  • Selain pensil, alat alternatif untuk menggambar adalah krayon.